Sambil makan makanan produksi MCCF simpang, sebuah dialog terjadi, satu momentum 'penting’. Sesungguhnya, Rachma sudah mempersiapkan diri jauh sebelumnya ... sampai akhirnya mendengar langsung sebuah fakta dari orangnya. Mungkin memang benar, bahwa ada hal-hal tertentu yang sebaiknya tidak pernah diceritakan. Karena ternyata ketetapan hati yang sebelumnya telah terbentang, dapat berubah mejadi ragu yang membatu.
Lalu, bagaimana Rachma tau hal itu padahal orangnya tak pernah cerita sebelumnya?
Hmmm.... Rachma sudah sering cerita tentang mimpi Rachma di blogspot ini. Dan Rachma pun mengetahui fakta itu lewat mimpi. Awalnya.... Rachma tidak begitu mengindahkan mimpi. I mean... well yeah it’s just a dream, why bother?
Namun jika mimpi dengan konten mirip selalu berulang, sedikit banyak mempengaruhi juga kan? :)
Dan Rachma pun mulai dengan sholat istikharah, mayan sering, dah kaya rawatib :P, dan tentu saja do’a. Tetap saja ada keganjilan, dan belum juga mendapatkan ketetapan hati. Kalau Rachma inget-inget, mungkin dulu Rachma terlalu polos, semua hal dishare, termasuk isi mimpi Rachma [sekarang juga masih sih :P]. Dan yang bersangkutan hanya memberi komentar-komentar ‘wajar’, tidak menjawab kepenasaran Rachma. Rachma tidak suka berada pada state penasaran, dan akan dengan senang hati mencari tau... dan tentunya, dengan cara yang halus... [better keep an eye on what I say, what I do, cause maybe I’m looking for something >:), hehe you should be careful with everything anyway =) ]
Dinding punya telinga, langit punya mata, angin dapat berbisik, dan alam yang bisu pun dapat bicara.
Satu per satu sisi lain yang ingin Rachma ketahui akhirnya terbuka...
Sedih, sedikit kecewa, namun berusaha realistis, dan tegar. I’m not good at hating someone. Lebih suka mendo’akan yang baik-baik ajah [gak rugi kan kalo ngedo’ain orang lain :) ]
Kalo ketemu orangnya, tentu saja Rachma selalu berusaha menyambut beliau dengan senyum, act as normal as I can. Selalu berusaha ceria, dan berbagi cerita wajar. Ada kecewa dan curiga yang Rachma tutup rapat, berharap suatu saat mendapat kejujuran dari orangnya langsung, menunggu dan menunggu. Well, waiting is not always nice anyway.
Waktu berlalu sekian lama, sampai akhirnya sampailah pada tanggal 23 Nopember 2006. Satu fakta terucap, ada rasa lega terhembus, ada bahagia, namun ada rasa sakit yang harus ditimbun dalam. Ada sesuatu yang bergejolak dalam hati, yang tentu, tetap harus Rachma sembunyikan.
Namun, siapa sangka kalau akhirnya Rachma kalah dengan waktu. Ada saat di mana hati ini sudah tidak punya ruang untuk menimbun kecewa dan menyembunyikan sakit hati. Banyak gundah yang telah tertumpah bersama air mata, namun ternyata masih tertoreh dalam jiwa. I had to confess, I was really sorry...I wasn’t that strong. Maybe it was my fault that I was too childish in handling matters. Even I got hurt so much, and like I’ve told you, I’m not good at hating someone, neither being angry for a long time. Even till now, I still often wonder, “you seldom talk much; you seldom share your sadness with me. Could it be that you were the one who got hurt the most? And as a best friend, have I ever really made you happy?”
Ketika kosong mulai menghiasi hari, orientation loss yang tiba-tiba menghinggapi, kaderisasi hidup pun mulai berubah pola. I’m not a child anymore, and now I decide I will not bother with keeping in touch with unserious thing. Will that last? Well, I don’t know either... not yet. But I realize, this vacuum of identity should end.
Rachma mulai kembali merunut... who I am, what I have done, what I have gained, what I want to pursue, what I used to like, what I used to do, everything about me. I start to research... the living me.
-[[Personality]]-
Tentunya, arsip-arsip blog seperti ini ada manfaatnya :), di saat ingin mengenang masa lalu dan mengenal kembali diri kita sebenarnya ...journal is important :). Yang udah Rachma lakukan:
- Melihat-lihat kembali blog friendster :D. Sempet amazed oleh diri sendiri. Ck...ck... Rachma dulu rajin banget yak nulis blog fs :P. Panjang-panjang pula isinya... heuheuheu
- Baca-baca testi fs. Yah ntahlah, tapi membantu menghibur :)
- Melihat-lihat kembali reminder dan anniversary. Rachma suka mengarsipkan kejadian-kejadian penting dan menyisipkannya di organizer HP :)
- Baca-baca sms lama :D. Hehehehe, sangat berterima kasih pada yang telah mengembangkan MyPhoneExplorer ;)
- Buka-buka dvd angkatan, yang sebetulnya udah lama ada di rumah, tapi baru diputer kemaren-kemaren. Itu pun setelah minta ganti, karena yang sebelumnya gak bisa dibaca ma dvd rom laptopnya. Hmm... kangen temen-temen....
Di sini Rachma coba embedkan video videonya... Dan kalo mu ngeklik, berhati-hatilah untuk yang ingin berhemat bandwidth ;)
About me...
What my friends said about me
What I said about some of my friends, heheh :D
Dan tentu saja, sebuah CV [bisa dilihat di sini], yang kemaren dibuat untuk melengkapi administrasi PhD.
-[[Personal cares]]-
Wajah: Pond’s complete care + madu :D. Madu kan mengandung antioksidan tuh, bagus buat wajah, terutama dalam memerangi jerawat yang sempat melanda :P. Dulu rutin banget pake madu, makanya jarang jerawatan. Sekarang sok sibuk kali yak, sampe tega-teganya nelantarin wajah. Pantes aja kulitnya protes :P. Jangan khawatir dikerubungin semut, semut kan gak suka madu asli :D. Kurang suka pake bedak, apalagi foundation ato blush on yang aneh-aneh itu. [inget Neng, Allah tuh gak liat wajahnya, liat hatinya]Gigi: pepsodent white, ciptadent white, ya... yang ada white whitenya deh :D. Sikat giginya keluaran pepsodent ma formula
Rambut: Zinc, sunsilk, soalnya kedua shampoo ini gak mengandung zat berbahaya [lupa nama zatnya, kalo gak salah para amino benzoate??]
Body: Biore berbagai versi [suka ama wanginya], shinzu’i + lulurnya [kalo gi inget baru luluran, heheheh]. Body lotionnya pake dove, kadang shinzu’i, dipake kalo gi perlu [bukan harian, kurang suka pake body lotion, serasa lengket]. Dove dipake kalo kulit dilanda kekeringan, shinzu’i dipake kalo ada bekas luka item. Yah, itu pun kalo lagi mood makenya ^^
Mata: Oriflame moisture lash conditioner. Dari namanya pun terlihat, ini bukan maskara, cuman pelembab, bening pula gak ada warna. Dipake kalo lagi mood ^^). Kurang suka pake eye shadow, walopun setengah mati belajar pake celak dan eyeliner. [yah, bagaimana pun juga kemampuan menghias wajah itu penting, untuk dipraktekkan depan suami tercintah, hueheheh :P]
Bibir: Paling suka koleksi lip gloss ato lip balm :D. Di antaranya: Nivea [velvet rose, cherry, sama yang warna biru... apa ya lupa serinya, pokoknya yang biru ni nyaman dipake, tapi ntah kenapa sering ilang =))], oriflame crystal lip gloss [pure heaven dan topaz tease, suka karena kalo dipake ada blink-blinknya, hueheheheh :P], labello pearl and shine, dan lippen balsemnya Albert heijn. Kurang suka lipstick, tapi punya deng satu: Oriflame Maxishine pink fantasy. Beli karena warnanya natural kaya warna bibir, dan kalo dipake, blinknya merata [ya iya lah, namanya juga lipstick :P]
Pewangi: Kalo untuk harian, pakenya kiss pray berbagai versi [dipake kalo lagi gak rusuh]. Kalo untuk occasion tertentu, pakenya Tendre Poison dari Dior [tampaknya harus berhenti beli parfum CD, ketahuan Mama diomelin, cuma ngabis-ngabisin uang katanya, hehehe :P]
-[[Asesoris]]-
Menyukai simplicity (kesimpelan versi Rachma) ^^
Personal gadgets: P990i [XL] dan Nokia 3350 [Three]
Bross: suka sama bross bentuk bunga ma kupu-kupu, makanya blog ini juga bekgronnya Rachma pilih bunga ma kupu-kupu. Biarin diprotes juga, blog Rachma ini yeeee :P. Masih penasaran buat koleksi bross berbentuk topi bundar, susah nyarinya
Jam tangan: Seneng ngoleksi, tapi males pakenya :D, jadi jam tangan yang di rumah dianggurin... [lupa nyimpennya di mana, padahal dikumpulin di satu tempat ^^]. Suka sama model-model yang lucu, girlie, dan sparkling. Menyenangi warna dasar putih, perak, pink, dan item mengilat. Suka banget kalo tali jamnya bentuk bunga :D.
Sepatu: suka sama warna putih, warna lain juga boleh deng asal lucu :D. Definisi lucu: kalo hiasannya bentuk bunga, kupu-kupu, atau tali-tali yang dijahit rapih, yah... yang lucu deh pokoknya [keukeuh]. Lebih suka sepatu tertutup tanpa heel, apalagi model sepatu ballerina, suka aja liatnya. Kalopun mesti pake high heel, ya asal jangan sering ajah :D.
Tas: sekarang lagi suka tas backpack, biar bisa masuk segala macem :D. Kalo tas-tas cewek, apalagi tas-tas gaya, duh daya muatnya dikit ~_~.
Ada yang kelewat gak yah...
8-|
Ya, begitulah... ternyata menuliskan blog ini, kurang lebih membantu menemukan kembali ‘diri’.
~ Atashi wa Rachma desu, hajimemashite ^^) ~




